BERBAGI

Erabaru.net. Dibutuhkan keberanian esktrim saat berada diujung maut. Seorang sopir di Inggris tiba-tiba kehilangan kendali atas bus jarak jauh yang dikemudikannya karena rem yang tidak berfungsi, namun, demi menyelamatkan lebih dari 50 nyawa penumpangnya di dalam bus, akhirnya dia memilih mengorbankan dirinya sendiri. Masyarakat Inggris pun tersentak setelah berita itu disiarkan secara luas.

Pada tahun 2013 lalu, ketika supir bus bernama Maurice Wrightson (63), sedang mengemudikan bus jarak jauhnya melewati Hairpin Turn – tikungan hairpin di French Alps, bus yang dikemudikannya tiba-tiba kehilangan kendali, dan langsung menabrak dinding batu di pinggir jalan. dan bus itu akan meledak kapan saja.

Beberapa waktu lalu, fakta tentang penyebab kecelakaan itu baru diungkapkan secara resmi. Nathan Woodland, rekannya yang berada di tempat kejadian kala itu mengenang kembali tragedy yang mengenaskan itu.

Maurice telah merasakan ada yang ganjil dengan rem kendaraannya ketika mendekati tikungan tajam.

Dia pun dengan terkejut mengatakan, “Kita tidak bisa berhenti!” Karena kecepatan bus tidak jua melambat, Nathan pun segera berteriak kepada semua penumpang : “Semuanya berpegangan erat-erat !”

Setelah bus itu menabrak dinding batu, Nathan terlempar dari tempat duduknya, dan bus itu sudah terbakar ketika dia bangun, sementara para penumpang berlari dengan panik menyelamatkan diri.

Ketika para penumpang turun dari bus, kobaran api semakin besar melahap seisi bus. Meski lebih dari 50 penumpang itu ada yang luka parah, tapi semuanya selamat, hanya sang supir Maurice yang tewas di tempat.

Dari hasil investigasi disebutkan, bahwa saat itu Maurice sadar dirinya mungkin tidak akan selamat.

Dia tidak memaksakan untuk membelokkan busnya, tapi sengaja menabrak ke dinding batu untuk menghentikan bus, sehingga membuatnya yang berada di kursi pengemudi tewas seketika.

Pada saat yang sama tidak membuat bus tersebut jatuh ke jurang, karena tindakannya itulah sehingga menyelamatkan semua penumpang.

Semangatnya yang mengorbankan diri sendiri demi keselamatan banyak orang, membuktikan bahwa dia memiliki “keberanian yang luar biasa.”

Detik-detik diantara hidup dan mati itu, Maurice memutuskan “meminimalkan koraban”, namun dia sendiri kehilangan nyawanya. Semangatnya ini layak mendapat penghormatan tertinggi dari kita. Selamat jalan pahlawan, engkau telah mengorbankan hidupmu demi keselamatan orang lain. (jhn/yant)

Sumber: life.bldaily.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

The post Supir Bus Jarak Jauh Ini Tiba-tiba Kehilangan Kendali Saat Menginjak Rem, Demi Menyelamatkan Lebih dari 50 Orang Penumpangnya, Supir Berusia 63 Tahun Itu Akhirnya Memilih “Mengorbankan Dirinya Sendiri” appeared first on Erabaru.

Klik Jempol Di atas yaa… Otomatis Berteman dgn Saya….
dan TOLONG Bantu Bagikan ke Facebook ……

Loading...