BERBAGI

Erabaru.net. Rasanya aneh juga, antar suami istri masih memisahkan dengan jelas soal uang, jelas-jelas sama-sama orang yang paling dekat, tapi kenapa kalau soal uang, masih harus memperhitungkan uangku bukan uangmu ? Bukankah bagus, sama-sama mencari uang untuk dipakai bersama ?

Namun, pada kenyataannya, bagi masyarakat Timur, menyerahkan semua uang untuk dikelola istri, seakan baru bisa menunjukkan cintanya pada istri, sehingga banyak pria yang menyerahkan uangnya untuk dikelola sang istri.

Akan tetapi, tetap saja ada risikonya, contoh nyata misalnya yang diungkapkan salah seorang pria di luar negeri ini.

Dia menyerahkan semua penghasilannya untuk dikelola istrinya, hingga pada akhirnya berujung pada perceraian! Simak selengkapnya berikut ini…..

Ilustrasi. (Foto : Pexels)

Robert, seorang pria berusia 44 tahun yang telah menikah 10 tahun ini, memiliki pekerjaan yang stabil dengan penghasilan sekitar 12 juta sebulan.

Meskipun ini bukan gaji yang tinggi di negara maju, tapi dia sangat hemat, hanya mengambil dua juta rupiah setiap bulan untuk biaya hidup dan kebutuhan sehari-hari, sisanya dia serahkan sepenuhnya kepada istrinya.

Namun, 10 tahun kemudian, dengan penuh semangat dia bertanya kepada istrinya : “Sudah berapa ya kira-kira uang simpanan kita?”

Dan jawaban istrinya membuatnya terkejut, istrinya dengan santai mengatakan bahwa simpanannya hanya tersisa 10 juta rupiah!

Ilustrasi. (Foto : Pexels)

Jawaban istrinya itu sontak saja membuat suaminya tak bisa menahan emosi, dan mengajukan cerai!

Sebenarnya saat menikah, Robert tidak setuju menyerahkan uangnya dikelola Angela, istrinya.

Namun, Robert mau tidak mau hanya menurut saja ketika Angela mengatakan : “Kamu tuh, kalau pakai uang seperti air yang mengalir (boros), biar aku yang simpan saja, supaya uangmu bisa hemat! Aku akan mencairkannya saat kamu perlu uang kapan saja,” kata Angela ketika itu.

Setelah merenjung sejenak, Robert pun setuju dengan saran istrinya. “Simpanannya pasti tidak sedikit nanti kalau bisa hidup hemat,” gumam Robert.

Namun, tak disangka, ketika Robert menanyakan kepada istrinya, dia pun terkejut seketika mengetahui simpanan uang yang dikelola istrinya tidak seberapa lagi.

Ilustrasi. (Foto : Pexels)

Robert pun dengan emosi bertanya kepada istrinya.

“Gaji tahunan kita kalau digabung total ada lebih dari 200 juta, sementara total gaji kita selama 5 tahun terakhir ini juga seharusnya ada sekitar satu miliar lebih, setelah menikah, kita hanya membeli satu unit mobil sekitar seratus juta lebih, lantas kemana sisa uang itu ?”Tanya Robert kesal.

Angela, istrinya beralasan bahwa biaya pendidikan anak sekarang sangat tinggi, demikain juga dengan biaya pengeluaran untuk hidup sehari-hari juga cukup besar, jadi sisa uangnya juga pastinya tidak seberapa lagi.

Namun, alasan istrinya ini tidak bisa meyakinkan Robert, dia pun bertanya tentang rincian pengeluaran Angela, tapi Angela beralasan sudah lupa dengan semua rincian (biaya) pengeluaran keluarga

Ilustrasi. (Foto : Pexels)

Pada Mei 2017 lalu, akhirnya Robert mengajukan gugatan perceraian dan menuntut istrinya dengan dakwaan melakukan penipuan.

Pada bulan Januari 2018, pengadilan setempat mendapati Angela selalu menarik uang lebih dari 20 juta setiap kali mencairkan uangnya di bank.

Meski istrinya selalu menjelaskan bahwa itu semua untuk biaya pendidikan anak. Namun, Robert sama sekali tidak tahu terkait sejumlah “biaya pengeluaran lainnya yang tidak wajar”, bahkan istrinya sendiri juga tidak tahu menahu, hingga akhirnya pengadilan memutuskan perceraian pasutri ini.

Meski kedua pasangan Robert dan Angela menikah atas dasar saling mencintai, namun, terkait masalah uang, tetap harus dipisahkan dengan jelas.

Bagaimana pun, manusia adalah makhluk yang tidak sempurna, yang akan membuat kesalahan, sementara sengketa mengenai uang itu selalu paling sulit dipecahkan, jadi, lebih baik masing-masing mengelola uangnya, agar pihak lain tidak ikut terseret ke dalam jurang bila terjadi sesuatu seperti di atas.

Ada pun mengenai “Dana/biaya keluarga” itu bisa didiskusikan bersama antar suami-isteri. Hal ini akan meminimalkan gesekan antar pasangan, bukankah begitu ?Semoga bisa memetik hikmah dari kejadian di atas. (jhn/yant)

Sumber: life.bldaily.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

The post Suaminya yang Berpenghasilan 12 Juta Sebulan Ini Menyerahkan 90% Gaji pada Istrinya, Namun 10 Tahun Kemudian, Simpanannya Hanya Tersisa 10 Juta, Sang Suami pun Ngamuk dan Menceraikannya” appeared first on Erabaru.

Klik Jempol Di atas yaa… Otomatis Berteman dgn Saya….
dan TOLONG Bantu Bagikan ke Facebook ……

Loading...