Loading...
Loading...

Malam lailatul qadar sangat didambakan setiap umat Muslim.

Pasalnya dengan beribadah di malam 1000 bulan itu, dosa-dosa kita akan diampuni oleh Allah SWT.

Namun, tak satu pun orang yang tahu kapan waktu terjadinya lailatul qadar.

Meski demikian, Nabi Muhammad SAW memberikan saran agar mencari lailatul qadar di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, terutama di malam ganjil.

“Carilah lailatul qadar pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Berikut tanda-tanda datangnya malam lailatul qadar, seperti TribunJakarta.com lansir dari berbagai sumber.

1. Udara dan angin pada malam itu terasa tenang, tidak terlalu dingin dan tidak pula terasa panas

Sebagaimana diwiyatkan dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin,…” (HR. Ibnu Huzaimah)

2. Merasakan nikmat yang lebih saat beribadah dibandingkan malam lainnya

Pada malam lailatul qadar, para malaikat turun ke bumi dan mereka memberikan rahmat serta membuat umat Islam yang beribadah merasa lebih tentram dan damai.

3. Angin berhembus dengan lembut

Pada malam itu angin akan berhembus dengan lembut dan membawa kesejukan bagi umat manusia.

Loading...

4. Malam hari tampak sangat terang

Pada malam lailatul qadar juga tampak terang meskipun bulan hanya terlihat separuh.

Hal ini dikarenakan pada malam lailatul qadar langit tidak ditutupi awan sedikitpun.

5. Terkadang tanda-tanda malam tersebut diperlihatkan oleh Allah dalam mimpi orang mukmin

Dalam sebuah riwayat dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma disebutkan bahwa ada seorang dari sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diperlihatkan lailatul qadar dalam mimpi ketika tujuh hari terakhir di bulan Ramadan.

6. Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar

Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR.Muslim)

Tanda-tanda tersebut tentunya tidak bisa ditangkap oleh setiap orang.

Maka, setiap umat Islam dianjurkan untuk mencarinya.

Dan yang lebih penting adalah bersungguh-sungguh untuk memperbanyak ibadah di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan.

SUMBER

Klik Jempol Di atas yaa… Otomatis Berteman dgn Saya….
dan TOLONG Bantu Bagikan ke Facebook ……

Loading...