Loading...
Loading...

Erabaru.net. Pada pandangan pertama, Nakhon Ratchasima sama seperti anak usia 6 tahun lainnya; dia suka banyak tersenyum dan dia memiliki kepribadian yang muda dan ceria.

Namun, tidak seperti anak-anak lain seusianya, Nakhon lebih memilih untuk bergabung dengan sukarelawan daripada bermain bersama teman-temannya dengan membantu menyelamatkan nyawa orang lain.

Menurut Top News, ayah Nakhon adalah sopir ambulan sementara ibunya bekerja sebagai perawat. Orangtuanya sering membawanya bersama untuk bergabung dengan para sukarelawan setelah bekerja.

Ayahnya berkata: “Ketika anak saya berumur dua tahun, Nakhon sudah terbiaasa menjadi sukarelawan. Pada waktu itu, dia ikut dengan istri saya dan saya membagikan makanan kepada para korban banjir. Saya pikir itu adalah momen yang membangkitkan minatnya untuk menjadi sukarelawan demi tujuan yang baik. Dia tidak pernah mengeluh tentang lelahnya kegiatan sukarelawan. ”

Tidak diragukan bahwa Nakhon memiliki hati emas

Selain membantu yang terluka, ia juga secara sukarela untuk mengurus mayat.

Ketika ditanya apakah dia takut dengan mayat, anak yang pintar itu menjawab dengan tenang, “Saya tidak takut dan saya tidak pernah melihat hal-hal aneh. Saya telah melihat banyak mayat orang dewasa dan anak-anak dan saya sudah terbiasa dengannya. Ayah saya mengatakan kepada saya bahwa saya tidak perlu takut karena kami hanya ingin menyelamatkan orang-orang .”

Setelah 4 tahun mengikuti jejak orangtuanya dalam pekerjaan sukarela, Nakhon sekarang akrab dengan semua pekerjaan yang dilakukan.

Suatu kali, dia membantu membersihkan sebuah kuburan

Loading...

Dia menambahkan: “Saya tidak begitu ingat pertama kali saya mengikuti orangtua saya untuk menjadi sukarelawan. Saya hanya ingat ketika orangtua saya membawa saya dan mengajari saya cara membersihkan luka orang-orang yang kami bantu.”

“Dengan cepat, sekarang saya sudah terbiasa. Banyak orang menyukai saya dan ingin berfoto dengan saya. Saya juga mendapatkan uang dan makanan dari masayarakat tetapi saya memberikan semuanya kepada mereka yang membutuhkannya lebih dari saya. ”

Sikap tidak mementingkan diri dan simpati Nasib benar-benar melampaui usianya. Pada usia yang sangat muda, gadis itu sudah tahu apa tanggung jawab sosial dan bahkan secara sukarela untuk berbuat amal yang banyak orang dewasa akan ragu untuk bergabung.

Kami harap kisah Nakhon akan menginspirasi banyak orang untuk melakukan hal yang sama dan mendorong orangtua untuk mengajar anak-anak mereka untuk mulai menjadi sukarelawan dan berpartisipasi dalam kegiatan amal.

Anda dapat mulai dengan mengajari mereka untuk menghormati dan membantu orang lain tanpa memandang ras, agama, dan usia mereka.(yant)

Sumber: nextshark.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

The post Gadis Usia 6 Tahun Ini Dijuluki Sebagai ‘Malaikat Kecil’ Thailand Karena Satu Alasan yang Menghangatkan Hati appeared first on Erabaru.

Klik Jempol Di atas yaa… Otomatis Berteman dgn Saya….
dan TOLONG Bantu Bagikan ke Facebook ……

Loading...